Category: Luah Rasa
Kita masih ada masa
hisham | 17/06/2010 | 12:09 pm | Luah Rasa, Pedoman | Tiada Komen

sc0042

Sedutan bual bicara di Yahoo Messenger.

Hisham :…………………………
Abg Man : …………………………
Hisham  : Bangman tak pergi makan ke?
Abg Man : Puasa
Hisham : Ooo… Alhamdulillah.
Abg Man : Orang yang banyak dosa macam Bangman ni, kena banyak tebus dosa.  Kena usaha tambah pahala.
Abg Man : Banyak masa dihabiskan untuk maksiat. Sikit je untuk Allah. Itu pun tak tau diterima atau pun tidak..
Hisham : ……………………………
Abg Man : …………………………………

Baca sepenuhnya.. »

Post to Twitter Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook Post to MySpace Post to StumbleUpon

For The Rest Of My Life
hisham | 10/03/2010 | 11:21 am | Luah Rasa, Nasyid | 6 Komen

1

Dia isteri yang sabar menguruskan suami dan anak. Berpenat lelah pagi dan petang. Dari siang membawa ke malam. Waktu tidak berhenti begitu juga dirinya.

Dia isteri yang runsingkan kesihatan suami dan anak.

Dia yang tidak pernah berhenti memikirkan makan pakai suami dan anaknya.
Baca sepenuhnya.. »

Post to Twitter Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook Post to MySpace Post to StumbleUpon

Seperti Sakura Yang Indah
hisham | 02/01/2010 | 11:26 am | Luah Rasa, Pedoman, featured | Tiada Komen

Jari-jemari terasa kaku menari di atas papan kekunci. Langkahnya sumbang. Berkali-kali tulisan terpaksa diolah semula. Cuba menulis sesuatu di ilmuone ini. Rupa-rupanya kali terakhir saya menulis ialah 18 September 2009. Melewati 3 bulan lamanya.

Hari ini 2 Januari 2010. Memasuki tahun baru menyedarkan saya untuk menilai tahun lalu yang telah ditinggalkan. Serta merancang untuk masa-masa mendatang.

Segala macam rasa silih berganti sepanjang perjalanan kehidupan yang telah berlalu. Mengambil pengajaran untuk pedoman di masa depan adalah langkah terbaik kerana seorang mukmin perlu memastikan hari-hari mendatang adalah lebih baik dari yang sebelumnya.

Mendepani hari depan, saya terbayangkan senyum indah sakura yang sentiasa menggamit rasa hati saya. Sakura yang indah.

Baca sepenuhnya.. »

Post to Twitter Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook Post to MySpace Post to StumbleUpon

Bicara Hati Menuju Syawal
hisham | 18/09/2009 | 7:13 am | Luah Rasa, Pedoman, Ucapan, featured | 2 Komen

b0055

Syawal bakal menjelma tidak lama lagi. Kemeriahan menyambutnya sudah semakin terasa. Namun sesekali hati bertanya, akan kembali ke fitrahkah tatkala meninggalkan Ramadhan ini. Adakah maksud HAMBA BERTAQWA berjaya digapai di 1 Syawal nanti.

Pada lapar dan dahaga yang dilalui, terlenturkah nafsu yang sering meraja diri. Pada solat tarawih yang didirikan, bersihkah jiwa kita dari alpa dan musuh luaran serta.dalaman. Pada alunan zikir dan ayat Al-Quran, tersemaikah rasa penuh kehambaan.

Tuhan, sulit sekali hati ini menafsirkan.

Ramadhan yang ditinggalkan bisakah menjadi medan perjuangan yang akan diteruskan di bulan mendatang. 11 bulan sebelum tibanya  Ramadhan kembali.

Baca sepenuhnya.. »

Post to Twitter Post to Yahoo Buzz Post to Delicious Post to Digg Post to Facebook Post to MySpace Post to StumbleUpon